Posted by: asriyanto | Saturday, August 23, 2008

Tertunduk Malunya Si Petani

Tertunduk Malunya Si petani

Gulingkan rezim berikan janji

Dengungkan reformasi bangkitkan harapan

Bangkitkan harapan tanpa dosa

Janji otonomi memihak rakyat katamu

Siapa Si rakyat

Si petani paling kebanyakan

Lihatlah …

Keluargaku tak bisa makan

Renungkanlah …

BBM kian mahal melangit

Rasakanlah…

Anak-anakku tak kuasa sekolah

Ingatkah kalian semua

Si Petani Marhaeni berkorban

Hanguskan sawah ladang guna memerdekakanmu

Sadarkah kalian semua

Kuberi makan tanpa pinta terima kasihmu

Tanpa pula kuminta balasanmu

Hari ini kurasakanlah balasanmu

Balasan pedih kalahkan ganas penjajah

Mengambil paksa lahanku

Merampas jiwa keduaku

Tangisanku tak jua menggugahmu

Pembelaanku kau todongkan senapan

Perlawananku kau anggap makar

Perlawananku merenggut nyawaku

Asriyanto

Mahasiswa Jurusan Sosial Ekonomi Petanian – UNHAS


Leave a response

Your response:

Categories