Posted by: asriyanto | Wednesday, January 7, 2009

Membangun Manusia Pedesaan

MEMBANGUN MANUSIA PEDESAAN

Banyak definisi mengenai arti pembangunan, salah satunya adalah proses perubahan secara dimensional yang memuat peubahan-perubahan sosial, sikap-sikap masyarakat, dan institusi-institusi sosial Todaro. Disisi lain pembangunan dapat juga perubahan dari suatu kondisi nasional tertentu menuju kondisi nasional lain yang lebih menyejahterakan (Saul M. Kant), dan dengan definisi tersebut dapat kita mengartikan pembangunan sebagai proses transformasi yang lebih mengarah pada tujuan yang lebih baik dan kemajuan atau perubahan sosial.

Dalam teori pembangunan (grand theory of development) senantiasa memiliki muatan, dalam hal ini kita akan menggunakan definisi dari Todaro (1999)[1], bahwa pilar pembangunan memiliki tiga inti : kecukupan, jati diri (self esteem), dan kebebasan (freedom). Jika diterjemahkan lebih jauh, kecukupan memiliki maksud bahwa  terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan dasar mulai dari sandang, pangan, papan, kesehatan, pendidikan. Jati diri jika dikaji lebih jauh memiliki makna bahwa penemuan terhadap konsepsi diri dan bagaimana menggunakannya sebagai doktrin dalam menjalani kehidupan (self orientation). Yang terakhir adalah kebebasan atau kemampuan memilih, dan hal ini jika dijadikan sebagai pandangan maka turunannya adalah pada terjewantahkannya hak-hak invidu pada persoalan atau kondisi kebebasan politik, keamanan, kepastian akan hukum, kemerdekaan beraspirasi atau berekspresi, tersalurkannya aspirasi secara politik, dan terdapatnya persamaan akan kesempatan-kesempatan yang ada. Read More…

Posted by: asriyanto | Friday, January 2, 2009

Selamat datang tahun 2009

Curahan Hatiku Menjelang Terompet Tahun 2009

Detik-detik menentukan pergantian tahun mewarnai hiruk pikuk kegemerlapan dunia, pergantian tahun mengganti tahun yang lama, adakah warnanya bagiku, adakah maknanya bagikhu. Kulantungkan bahwa semuanya sama saja dan tiada memiliki perubahan kecuali jam berganti dengan pergeseran menuju waktu jam yang lain, menit menyongsong menitnya, dan demikianpula dentuman detiknya. Dua belas bulan telah berlalu, 365 hari telah terlewati siang dan malam hari, dan berapa juta kali, berapa milyar kali dentuman detiknya berputar pada porosnya tanpa ada pergeseran perubahan pada keteraturan yang ditentukan.

Hari ini pemahamanku kian pudar memaknai hidup, semakin kabur menjalani dan mengarungi kehidupan, kupandangi dan kurelungi makna-makna itu namun yang kudapati hanya bayang-bayang kemelaratan yang menggeluti sebagaimana Soekarno termasyhur dalam penjaranya, sebagaimana kehidupan pembuangan Soekarno di Endeh Flores. Kemelaratan yang kian membayangi dan memuakkan. Ya Allahku, tempat kusandarkan kecintaanku yang utama, aku sadar telah begitu jauh meninggalkan pelaporanku kepadaMu dalam memangsa rejekimu yang tertitip kepadaku dan terkadang pula melupakan sebutan kasih sayangMu dalam melakukan kativitas-aktivitasku. Aku bukanlah manusia tanpa harapan, aku bukanlah manusia yang berputus asa, dan aku bukanlah manusia yang lemah namun kebesaranMu, sungguh dan sesungguhnya kupandangi gunung Himalaya tiada menyamai kesungguhan akan keyakinan kebesaranMu. Dipenghujung tahun ini, akan dimulai tahun yang baru sebagaimana kawanku mengirimi guna kuingati bahwasanya “after went through one hell of a year, you have earn your self another round, not start over but to continue in better ways, Happy New Yeras 2009” ataupun ungkapan lain yang menandai  pergantian dan berlalunya waktu, diawal tahun ini, kuingin Engkau bermurah kepadaku sebagaimana sifatMu yang Maha Pemurah, dan sangat kuinginkan sifat Maha Pengasihmu menjalar keseluruh tubuhku melalui pembuluh-pembuluh darahku dan setiap hembusan nafasku yang terhirup, keinginanku sebgaimana manusia kebanyakan, kuberharap ada secercah bagiku harapan-harapan nan kian mendukungku, ada secercah harapan mengubah hidupku.

Read More…

Posted by: asriyanto | Monday, September 15, 2008

Masa Perkenalan Profesi Misekta

Masa Perkenalan Profesi (Mapersi) MISEKTA : Sejarah Kecil kebersamaan dan Geltitik Tawa Kebersamaan

“Biarkan dunia ini jungkir balik, terlipat dan berlari,

Biarkan tawa gelitik persaudaraan,

Biarkan canda mengusik kesedihan,

Biarkan perbedaan menjadi pondasi keberagaman,

BiarkamTuhan, alam, dan manusia  menjadi saksi persaudaraan kita,

Biarkan cinta timbul diantara kebencian,

Biarkan kenangan menjadi pegangan abadiku,

Demi sebuah nama :MISEKTA

(Anonym)

Bukan pekerjaan mudah menetaskan kader, bukan pula pekerjaan sia-sia membuang waktu mengurusi penkaderan, bukan hal sia-sia menghabiskan waktu menelusuri alam, mencari makna hidup (jati diri), dan kebesaran Yang Maha Kuasa dalam alam terbuka.

Tidak terasa Mapersi (Masa Perkenalan Profesi) kembali digelar, lokasi sulit penuh tanjakan dengan jalan berbatu, berliku, dan berlumpur. Adalah tantangan melakukan semua itu, melawan kemalasan, ketakutan, kemanjaan atas diri yang bernama badan. Adalah tantangan menuju kedewasan dengan membuka wawasan, membuka komunikasi, cakrawala fikir dan komunikasi dengan manusia lain yang bernama petani. Adalah tantangan mencari diri yang sebenarnya dengan mengakui keberadaan orang lain, mencoba toleransi dengan melawan ego, memahami diri yang bernama manusia.

Tondong kura Kab. Pangkep lokasi strategis yang menjadi bingkai kenangan baru tersebut. Jalan berbatu dan licin serta topografi nan jauh diatas permukaan laut. Alam tak jua bersahabat, dengan angin kencang disertai hujan cukup lebat untuk mengairi sawah. Bermodalkan ubi jalar, ubi kayu, jagung, srikaya, dan salak menjadi bekal (survival and back to nature kata kosternya), air keruh sisa pemupukan petani yang menjadi temannya. Sungguh itu tidaklah mengendorkan minat mengikuti dan melakukan penkaderan ini.(tetap saja CERIA !!!)

Suka Duka Mapersi

Read More…

Posted by: asriyanto | Wednesday, September 10, 2008

Persahabatan itu tidak ada

Persahabatan Itu Omong Kososng[i]

Oleh : Asriyanto[ii]

Terinspirasi dari survey atau polling yang diadakan seorang teman mengenai hari kemerdekaan, yang isinya bagaimana tanggapan anda mengenai hari kemerekaan itu, tujuannya guna melihat sejauh mana pribadi manusia memaknai kemerdekaan. Short Message Service (SMS) yang dilayangkan seorang teman pada malam hari menjelang subuh, tepat waktu santap sahur di bulan suci ramadhan dan bertepatan pula dengan hari persahabatan sedunia yang isinya kurang lebih memaparkan bahwa “Sahabat adalah dia yang menghampiri ketika seluruh dunia menjauh, karena pershabatan itu seperti tangan dengan mata, saat tangan terluka mata menangis, saat mata menangis tangan menghapusnya. Selamat hari persahabatan fren”. Diapun kemudian melanjutkan bahwa apakah untuk melihat hubunganmu dengan seseorang maka kirim ini ke semua teman-teman yang kamu sayangi, dan jika aku salah satunya, kirim balik yah!, dan lihatlah berapa banyak yang membalasnya jika lebih dari tujuh orang berarti kamu memang dapat disayangi. OK!. Read More…

Older Posts »

Categories